Kisah Sekeluarga Anjing di Lereng Merapi

Kata Si Pak Petani yang kutemui di Lencoh, Selo, anjing ini dia temukan di hutan Merapi sebelum gunung itu meletus. “Anjing liar. Keturunan serigala,” kata dia. Setahuku, nggak ada serigala di Indonesia, tapi kalau aku lihat sosoknya, hmm, mungkin juga. Dia mirip rubah pun: ekor lebat, telinga runcing.

“Aku nggak bawa apa-apa selain Ricola lemon. Kamu mau?” tanyaku. Dia goyang-goyangkan ekor. Aku kasih permen, eh langsung dia caplok! Aku kasih lagi dan lagi, sekalian isi air di wadah minumnya.

Kata Si Pak Petani, anjing ini dia temukan di Merapi sebelum gunung itu meletus. “Anjing liar. Turunan serigala,” kata dia. Hm mungkin juga. Dia mirip rubah pun: ekor lebat, telinga runcing. Dia seperti hepi lihat aku. “Cuma ada Ricola lemon. Kamu mau?” tanyaku. Dia goyang-goyangkan ekor. Begitu dikasih permen, langsung dia caplok! Aku kasih lagi dan lagi, sekalian isi air di mangkuknya. Nggak jauh dari situ ada anaknya (“induknya lagi jalan-jalan” kata Pak Petani). Gila, umur 2 bulan gede banget! Baru kali ini ada anak anjing yang langsung kabur begitu lihat aku. Jadi resah (aku benci penolakan!). Mungkin dia belum terbiasa dengan orang baru atau itu insting anjing liar. Tapi emaknya kan anjing kampung dan bapaknya baik-baik aja nih. Jadi waswas, siapa tahu emaknya tiba-tiba nongol. Buru-buru, aku pamit, “Senang bertemu. Semoga kalian bahagia tinggal di sini, berguna bagi keluarga, desa, dan negara!” #anjing #Lencoh #Selo #Boyolali #Merapi #tb #collage #собака #щенок #mycollage #dogsofinstagram #dog #puppy #carnivalofanimals

A post shared by @theoriginalfin on

Nggak jauh dari situ ada anaknya (“induknya lagi jalan-jalan” kata Pak Petani). Gila, umur 2 bulan aja gede banget! Baru kali ini ada anak anjing yang langsung kabur begitu lihat aku. Jadi resah (aku benci penolakan!). Mungkin dia belum terbiasa dengan orang baru atau itu insting anjing liar. Tapi emaknya kan anjing kampung dan bapaknya baik-baik aja main sama aku.

Jadi waswas, siapa tahu emaknya tiba-tiba nongol. Buru-buru, aku pamit, “Senang bertemu. Semoga kalian bahagia tinggal di sini, berguna bagi keluarga, desa, dan negara!”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s