Incr.Edible Flower: Bunga Pepaya (+ Recipe)

Pepaya adalah tanaman segala medan dan kondisi. Aku takjub akan keserbabisaannya untuk tumbuh di tempat-tempat yang tak diduga. Contohnya, satu kali di rumah Jl. Hamid Rusdi, pohon pepaya tumbuh di pinggir tembok. Waktu tambah tinggi dan besar, waktu itu pulalah aku telat menyadari bahwa dia sudah membelah pagar jadi dua. Hebat!

Satu-satunya ranah (jika bukan tanah) yang tidak dapat ditumbuhi oleh pohon pepaya adalah…tes psikologi! Dilarang menggambar pohon pepaya. Sungguh sebuah diskriminasi!

Well anyways, dulu kita selalu menyemai bibit pepaya dan menerima apa pun jadinya ketika dia besar: apakah dia berkelamin lengkap dan dapat menghasilkan buah, apakah dia hanya jadi jantan dan hanya bisa membuahkan bunga. Nrimo. Mi suka masak buah muda (disayur tumis, disantan), buah mengkal (dimasak gohu, rujak), buah matang (dipotong dadu, dikulkaskan, lalu disiram gula pasir dan jeruk nipis…segar!), daun (ditumis, dipecel, atau jamu), dan tentu saja yang teristimewa karena jarang ditemukan: bunga pepaya. Mi menumisnya dengan daging, ikan, atau kangkung. Pokoknya enak, enak, enak!

Nah, kemarin kebetulan pas pulang, di halaman tumbuh pohon kelapa jantan. Pi bantu memanennya. Dengan mengandalkan memori yang agak kurang tersimpan dengan baik, aku mencoba memasak ala Mami:

Stir-Fried Papaya Flower a la Purba

  • Servings: 1-5
  • Difficulty: medium
  • Print

Bahan/Ingredients:

  • bunga pepaya/papaya flowers
  • asam jawa, buang biji/tamarind, pitted
  • tomat, potong dadu/tomatoes, diced
  • bawang merah, putih/shallots, garlics
  • filet ikan goreng/fried fish fillet (optional)
  • terasi udang/shrimp paste (optional)
  • cabai/chillis

Cara membuat/Directions:

  • rebus bunga pepaya bersama asam jawa, lalu tiriskan (untuk mngurangi rasa pahit)/bring to boil papaya flowers with tamarind, then strain it (this will reduce its bitter taste)
  • haluskan semua bumbu kecuali ikan, tomat/grind spices, except tomatos and fish
  • tumis bumbu sampai harum, lalu masukkan semua bahan/sautee ground spices until the whole kitchen turns fragrant, then mix all ingredients

Aku suka cita rasanya yang merupakan perpaduan rasa pahit, gurih, getir, masam, pedas. Lezat! Selamat mencoba!

Excerpt: 
Papaya grows everywhere in Indonesia, whether in mountains or in coastal areas. They provide human with its desirable ripe fruits, tasty unripe fruits (when cooked, of course), tastily bitter leaves and flowers. The young stalk of its leaves is also edible and surprisingly not bitter! The edible flowers are those of male trees which cannot produce fruits. It is valued for its texture, refreshingly bitter taste. It tastes well when cooked with seafood.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s