Coffee Is My Cup of Tea

Suatu malam, Rekan O menghubungi aku via Whatsapp, minta tolong aku jadi narasumber Rekan I, sepupunya yang masih kuliah, untuk satu tugas. Jantung ini berdebar tidak keruan macam 1 menitan: gerangan apa yang dia inginkan dariku?

Rekan I ternyata bertanya seputar kopi. Daftar pertanyaannya menyenangkan dan kreatif. Semua orang, terutama yang suka kopi, pasti dapat menjawabnya. Dan minggu ini aku senang dengar kabar Rekan I sudah lulus dan akan diwisuda segera. Nah berikut ini sedikit daftar pertanyaan dan jawabanku yang aku edit:

Bagaimana awal Anda suka kopi hitam? Ada sejarah panjangnya mungkin?
Mendiang ibu saya penyuka kopi. Waktu kecil, setiap pagi, dia bikin kopi dan seruput sendiri. Saya dilarang minum (“Kamu masih kecil”) dan karena penasaran, sering merengek minta dan biasanya dikasih satu sendok teh saja, hahaha. Sesekali saya akan dibikinkan segelas kopi yang sangat sangat encer.

Suatu kali, juga di masa kecil, saya diajak ayah pergi ke rumah temannya di sebuah desa di kaki Gunung Arjuna. Puan rumah menghidangkan tiga gelas kopi dan pisang kukus: satu gelas untuk tuan rumah, satu gelas untuk ayah saya, dan satu gelas untuk…saya!! Mungkin karena ayah saya terlalu asyik mengobrol, saya diam-diam meminum kopi yang hitam dan pekat itu. Good Lord, saya suka rasanya!

What is your ideal black coffee?
Kopi hitam arabika mandheling atau kopi hitam arabika sidikalang yang dimaniskan dengan sedikit gula palem. Secara umum, saya suka cita rasa kopi arabika Indonesia, terutama yang dihasilkan secara etis (ethically sourced), yaitu yang petani dan buruh petik kopinya dibayar dengan layak dan kopi diolah dengan tepat. Harga kopi arabika mahal, ironisnya banyak buruh petik kopi masih miskin akibat upah rendah.

kopiiii

Pula ada hal yang kerap dilupakan penikmat kopi bahwa pemrosesan dari buah kopi (berries) sampai menjadi kopi siap sangrai (bean) membutuhkan banyak pencucian. Banyak air yang dipakai dan limbahnya pun banyak. Jadi, kalau tahu kopi enak yang kita minum dihasilkan secara etis, cita rasanya jadi lebih enak hahaha.

Salah satu indikator kopi dihasilkan secara etis adalah label, misalnya label Fair Trade dan Rainforest Alliance. Isu ini tentu jadi tantangan pemerintah/produsen lokal: bagaimana meyakinkan bahwa kopi-kopi produksi Indonesia dihasilkan secara etis.

Sesering apa mengkonsumsi kopi hitam dibandingkan kopi instan?
Minimal sehari segelas.

Ada ritual yang dilakukan sebelum minum kopi?
Masak air.

 

A year ago, a friend, upon knowing that I like coffee, contacted me. I agreed to be a source for her paperwork. I am glad that this month she graduates with honors! I raise my coffee cup for her. And now let me I ask you the same questions:
– Do you remember your first time drinking coffee?
– What is your ideal coffee like?
– How do you like your coffee?
– When making your own coffee, is there any “ritual” you do?

 

Advertisements

3 Comments Add yours

  1. Faye Q says:

    Hi! Thank you for visiting my blog. You have a great blog! Looking forward to more posts and exploring more of it :) – Faye

    Like

    1. Hi Faye you are more than welcome. Beware of being confused (as I post random things) and in Indonesian :) Like your blog too! — Sem

      Liked by 1 person

      1. Faye Q says:

        I like random things :)

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s