The T.race: a Tribute to Sea Turtles

Happy World Turtle Day 2017, humans!

And it is a wonder that sea turtles are still coming up to lay eggs in busy beaches in Bali. So they need to be protected. If you wish to be turtley (totally and utterly) happy, please support sea turtle conservation, like Bali Sea Turtle Society (BSTS).

mempersembahkan “Bala.p” (“The T.race”), dibintangi tukik-tukik penyu lekang. Direkam di Bali Sea Turtle Society. Senang main ke markas BSTS. Bisa belajar banyak tentang konservasi penyu. BSTS merelokasi sarang, menetaskan telur, dan berkampanye. Sarang perlu direlokasi karena pantai-pantai selatan Bali padat orang dan menghindari abrasi. Begitu telur menetas, semua tukik dilepaskan ke samudra, enggak dipelihara sampai usia tertentu (headstarting) karena headstarting berpotensi menurunkan insting survival tukik dan bikin tukik dependen. Ini yang bikin usaha konservasi BSTS beda. Kamu ingin bantu konservasi penyu? Bisa lho. Ikuti cara-cara ini. Pas musim bertelur dan kamu jalan-jalan malam ke pantai, jangan berisik atau nyalakan cahaya artifisial. Penyu-penyu suka bertelur hanya dalam suasana tenang-gelap-syahdu. Lihat boleh, sentuh jangan. Penyu, seperti manusia, nggak suka dipegang-pegang orang asing. Foto boleh, tapi no flash please. Itu bisa bikin penyu kaget dan disorientasi. Penyu ya penyu, bukan foto model. Kurangi sampah. Kalau sampah plastik dan puntung rokok terbawa ke laut, penyu bisa mengiranya makanan. Bisa fatal buat penyu. Kurangi pemakaian bahan kimia berbahaya. Kalau bahan kimia larut ke laut, nggak hanya penyu yang terancam. Support usaha konservasi penyu BSTS @baliseaturtlesociety #HariPenyuSedunia #WorldTurtleDay2017 #tukik #penyulekang #oliveridley #seaturtle #penyu #seaturtleconservation #konservasipenyu #turtleyhappy For the bilingual (ENG-INA) version of the article, click link in bio.

A post shared by Sem S Purba (@theoriginalfin) on

BSTS promotes sea turtle conservation by rescuing nests and hatching the eggs. Nests in southern Bali beaches needs to be relocated to avoid being trampled by human activities, predation of other animals, and sea abrasion.

Once the eggs hatch, the hatchlings are released into the ocean. BSTS does not practice headstarting (raising hatchlings until they reach certain size) because headstarting might interfere with their sense of survival and worse, making them dependent on human for food. This is what sets BSTS apart.

You wish to make contribution to sea turtle conservation? Follow these steps:

  1. During the nesting season (depends on the species, olive ridleys nest from March to September) and you are out and about at the beach at night, please do not be loud and do not turn on artificial lights or fire. Mama turtles prefer laying eggs in peace and in darkness.
  2. You may admire them but do not touch them. Sea turtles, just like us humans, do not like being touched by strangers.
  3. You want to take pictures because they are instagrammable? You can. But do not use flash. It can make them startled and disoriented. Turtles after all are wild animals, not models.
  4. Reduce your trash. Turtles can mistake plastic and cigarette butts for meals. So please do what trash heroes do: help pick up trash at the beach.
  5. Reduce the use of harmful chemicals. If washed into the sea, harmful chemicals can threaten sea turtles and other species too.
  6. Support your local sea turtle conservation, like BSTS. You can learn more about BSTS at baliseaturtle.org

Selamat Hari Penyu Sedunia 2017!

Di Bali, aku melihat keajaiban: penyu-penyu masih naik ke pantai-pantai yang sibuk untuk bertelur. Mereka perlu dilindungi. Untunglah ada inisiatif lokal bernama Bali Sea Turtle Society (BSTS).

Aku senang main ke markas BSTS. Kamu akan mengenalinya dengan mudah karena mereka punya bak penetasan telur (hatchery) berbentuk penyu raksasa di Pantai Kuta. BSTS melakukan konservasi penyu dengan merelokasi sarang, menetaskan telur, dan kampanye. Sarang perlu direlokasi karena pantai-pantai selatan Bali padat orang dan menghindari abrasi.

Begitu telur menetas, semua tukik dilepaskan ke samudra, enggak dipelihara sampai usia tertentu (headstarting) karena headstarting berpotensi menurunkan insting survival tukik dan bikin tukik dependen. Ini yang bikin BSTS beda.

Kamu ingin bantu konservasi penyu? Bisa lho. Ikuti cara-cara ini:

  1. Pas musim bertelur dan kamu jalan-jalan malam ke pantai, jangan berisik atau nyalakan cahaya artifisial. Penyu-penyu suka bertelur hanya dalam suasana tenang-gelap-syahdu.
  2. Lihat boleh, sentuh jangan. Penyu, seperti manusia, nggak suka dipegang-pegang orang asing.
  3. Foto boleh, tapi no flash please. Itu bisa bikin penyu kaget dan disorientasi. Penyu ya penyu, bukan foto model.
  4. Kurangi sampah. Kalau sampah plastik dan puntung rokok terbawa ke laut, penyu bisa mengiranya makanan. Bisa fatal buat penyu.
  5. Kurangi pemakaian bahan kimia berbahaya. Kalau bahan kimia larut ke laut, nggak hanya penyu yang terancam.
  6. Support usaha konservasi penyu, seperti BSTS. Pelajari tentang BSTS di https://www.baliseaturtle.org.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s