Brrr! Arus Dingin Alor yang Menghangatkan Hati….

Aku sudah sering baca berita tentang warga Rusia nyemplung di kolam air es pas masih musim dingin sedari aku masih teruna yang lucu-menggemaskan (ahem, klaim sepihak!). Anyway, ditulis di koran-koran, tradisi religius itu juga bagus untuk kesehatan badan. Lupa penjelasan ilmiahnya. Yang pasti, seru banget mandi air es. Aku pernah mengalaminya. Di mana itu? Bukan di luar negeri, melainkan di Alor Kecil, Nusa Tenggara Timur, saat arus dingin manyapu.

Alor, terutama Alor Kecil, dikenal punya arus yang kencang, menarik minat banyak penggemar diving dan olahraga air ke sana. Arus yang kencang itu juga bertanggung jawab bikin kebun-kebun bawah air Alor cantik karena arus membawa banyak nutrisi. Ditambah lagi ini: arus dingin. Makin terkenallah Alor Kecil. Banyak yang bilang, fenomena arus dingin ini di Indonesia hanya ada di Alor. Terlepas keabsahannya, aku bersuka cita (artinya kira-kira selevel di atas ‘senang’) bisa mengalaminya. Alor cetar memang! ‘Cetar’ itu artinya kira-kira selevel di atas ‘menakjubkan’ dan ‘luar biasa’.

Pas arus dingin Alor menyapu, ikan-ikan dan biota lainnya kedinginan, sehingga mereka berenang ke permukaan dan dangkalan, barangkali untuk melarikan diri dari dingin yang sangat dingin itu. Jadilah mereka sasaran mudah bagi lumba-lumba, burung-burung, dan tentunya manusia. Warga, baik dari maupun luar Alor Kecil, berdatangan bawa tombak, jaring, atau wadah untuk panen.

“Arus dingin itu cara Tuhan kasih makan manusia dengan ikan, kata Acionk dari Air Dive Alor. Bisa jadi begitu. Memang jadi gampang tangkap ikan. Tinggal pungut. Ikan-ikan beneran lari ke kakiku: cendro, buntal, dan apa lagi itu ya? Pokoknya Paman Azan begitu lihat aku pegang ikan, bilang, “Awas! Kalau tertusuk durinya, jari bisa bengkak!” Untung nggak tertusuk, padahal sudah cukup lama ikan di telapak tanganku. Mujizat!

Oh ya, namanya juga arus dingin, dinginnya…ampun! Aku hanya mampu sesekali nyebur dan langsung mentas karena seluruh badan lemas. Kata Kompas, arus dingin berasal dari Kutub Selatan dan suhunya sekitar minus 5 derajat Celcius. Warga malah bilang, lebih dingin. Di sungai-sungai yang airnya es, seperti Puntang dan Nongkojajar, aku bisa kumkuman lama, tapi di Alor Kecil: no way, hahaha.

Arus dingin Alor biasanya berlangsung pas bulan baru dan purnama. Karena itu, atas nasihat Acionk juga, aku install aplikasi The Moon (tersedia untuk Android dan Ios). Satu periode arus dingin bisa berlangsung 3 hari tiap kali laut pasang dan lamanya sekitar 2 jam. Kalau terjadi pas malam, permukaan laut sampai beruap saking dinginnya.

Kalau arus dingin Alor menyapu di siang hari, aku pergi ke Tanjung Kumba(ng), gabung dengan teman-teman dan anak-anak. Di situ, kita bisa nonton kawanan lumba-lumba dari jarak sangat intim. Dekat banget. Mereka berlompatan dengan bebasnya, salto di udara, menggepuk-gepuk permukaan air dengan ekornya…. Sampai sulit mempercayai mata ini, saking dekat dan saking luar biasanya. And I think to myself, “Inilah dolphin show yang sejati!”

Burung-burung laut pun datang, beterbangan dan beterjunan ke laut untuk panen ikan. Ramai betul, seperti film dokumenter yang dinarasi David Attenborough.

Aku juga bolak-balik mandi laut pas arus dingin dan nggak kapok-kapok, walau sempat terpeleset dan tulang kering terantuk. Untung cuma luka kecil dan sakit sedikit-sebentar. Satu lagi mujizat, hahaha. Enak banget mandi. Serius, kulit jadi kencang. Kaki dan badan seperti dipijati. Dan yang terpenting, tiap kali mentas, aku langsung disambut hangat (panas?) matahari dan tawa anak-anak yang menjadi semacam penawar rasa dingin yang sangat itu.


The English version of the article is available here.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s